Culture beyond the Classroom

Pernyataan Mario Teguh Tidak Selalu Mempesona


Biasanya jika Mario Teguh, Sang Motivator ulung ini berbicara di depan audience, setiap kata yang diucapkannya akan membuat audience terpesona. Mereka akan menyimak kata demi kata yang diucapkan Mario dengan penuh antusias dan begitu Mario selesai bicara audience akan bertepuk tangan dengan meriah.

Adegan seperti itu dapat anda saksikan dalam acara Mario Teguh The Golden Ways setiap Minggu malam di Metro TV. Adegan menarik lainnya adalah setiap kali Mario menjawab pertanyaan dari salah seorang audience, pembawa acara memberi komentar dengan kata-kata “super sekali.” Selain itu ucapan salam super sudah menjadi ucapan salam khusus bagi Mario dan para penggemarnya.

Hal lain yang tidak kalah menarik adalah berbagai rangkaian kata-kata mutiara penuh makna yang ditulis oleh Mario dan ditayangkan di layar kaca pun selalu dicermati dengan penuh kekaguman.

Sebagai motivator ulung yang sekalgus juga manusia biasa ternyata pernyataan Mario tidak selalu mempesona. Berita terakhir mengabarkan adanya berbagai kritik terhadap ucapan Mario yang dinilai tidak bijak.

Mungkin bagi orang lain di sinilah mulai terlihat kekurangan Mario sebagai manusia biasa, akan tetapi sebetulnya hal tsb juga bisa dilihat sebagai kelebihan Mario dalam bentuk lain, khususnya dalam merespon sebuah kritik.

Seperti telah diberitakan bahwa Mario Teguh membuat postingan di akun twitternya yang antara lain menyatakan: “Wanita perokok dan suka dugem tak layak dinikahi.”

Bagi seorang pria baik-baik yang masih bujangan dan sedang mencari istri yang baik, pernyataan tsb tentu memiliki nilai positif. Akan tetapi jika kalimat tsb dinilai oleh begitu banyak orang di dunia maya dalam berbagai sudut pandang, tentunya kalimat tsb bisa dianggap kurang bijak.

Pertanyaan-pertanyaan yang bisa timbul dari pernyataan tsb antara lain adalah: Seberat itukah resiko yang harus ditanggung oleh wanita perokok dan suka dugem ? Bukankah dugem yang dilakukan tiap orang itu berbeda cara-caranya dan tidak selalu negatif ? Bagaimana halnya dengan laki-laki perokok yang suka dugem ?

Pertanyaan-pernyataan tsb menunjukkan bahwa pernyataan Mario Teguh tsb sangat berpeluang untuk menuai kritik. Sekarang krtik tsb sudah terjadi dan di bawah ini adalah beberapa kritik tsb yang cukup menarik untuk kita cermati (detik.com:21/2/2010).

Komisi Pendiri Institut Perempuan Valentina Sagala mengeritik pernyataan Mario dari sisi HAM dan gender. Dia mengatakan bahwa pernyataan Mario sebagai langkah yang terburu-buru dan bertentangan dengan Undang-undang Perkawinan. Karena dalam undang-undang tak disebutkan bahwa perilaku menentukan terjadinya sebuah pernikahan.

Para wanita, menurut Valentina selama ini rasanya tidak pernah membuat statement pria seperti apa yang layak dinikahi dan yang tidak layak.

Lebih lanjut Valentina menuturkan, motivator sebagai pemberi motivasi pada publik tidak serta merta memiliki perspektif yang baik terhadap gender dan HAM.

Dalam nada yang sama dengan Valentina, psikiater dan dokter Kejiwaan RSHS dr Teddy Hidayat, mengatakan bahwa postingan Mario Teguh di akun twitternya telah menyinggung isu gender. Karena hal itu seakan membuat derajat wanita tidak seimbang dengan pria. Padahal sebagai seorang motivator seharusnya Mario tidak menyinggung hal tersebut.

Di lain pihak Sosiolog Universitas Padjajaran Momon Sudarma, menilai bahwa kata-kata yang dilontarkan Mario dalam akun twitter itu tidaklah tepat. Menurut Momon Mario terjebak dalam persepsi pribadi.

Sementara itu sebagian anggota komunitas Twitter ada yang menyatakan protes (Warta Kota). Misalnya protes dari pengguna akun Twitter berikut ini: Dari Trulyelek: “Weew . . . kecewa ah, jadi berasa dia gak wise.” Dari Dwithya: “ Oh gitu to, ternyata Mario lebih bijak sebelum nge tweet yah ?” Kabarnya beberapa jam setelah postingan Mario tsb, protes dari komunitas Twitter lainnya sudah cukup ramai. Lalu bagaimanakah reaksi Mario terhadap berbagai protes tsb ?

Menanggapi berbagai protes tsb, Mario segera menghapus akun Twitter MarioTeguhMTGW. Dia pun menyampakan pesan sbb: “Kami dan para moderator MTSC menyampaikan permohonan maaf jika kami belum sepenuhnya membahagiakan anda . . . . “ Demikian pernyataan maaf dari Mario sambil tidak lupa mengucapkan “salam super.”

Mario Teguh tentu punya segudang jawaban untuk menjelaskan kebenaran dari ucapannya yang menuai banyak protes tsb. Akan tetapi hal ini tidak dilakukannya. Yang dilakukannya adalah minta maaf secara terbuka segera setelah protes tsb marak. Kalimat yang diucapkannya pun masih tetap mempesona yaitu “mohon maaf jika belum sepenuhnya membahagiakan anda.”

Menurut pendapat saya dari peristiwa ini masyarakat justru bisa mendapat pelajaran dalam bentuk lain dari Mario Teguh. Pelajaran tsb antara lain adalah masyarakat tetap harus bersikap kritis terhadap siapapun sekalipun orang tsb dikenal sebagai orang yang sangat bijak, santun dan memiliki citra yang sangat mempesona.

Pelajaran lain yang bisa diambil oleh masyarakat dari Mario Teguh adalah seseorang dengan status social setinggi apapun tidak perlu segan dan merasa gengsi untuk minta maaf secara terbuka jika memang merasa bersalah.

Bagi Mario Teguh sendiri tentu pengalaman ini akan semakin memperkaya ilmunya sebagai motivator. Paling tidak Mario akan semakin jelas melihat perbedaan dalam menghadapi audience secara langsung dengan menghadapi masyarakat di dunia maya.

Salam sukses & salam super

Filed under: INDONESIA KU, INTERNATIONAL, MISTERY

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

RSS Download Area RSS

free counters

%d bloggers like this: