Culture beyond the Classroom

4 Mitos Soal Pria Masih Diyakini Wanita


SALAH satu topik yang gemar dibicarakan wanita adalah pria. Sayang, masih terdapat kesalahan informasi bahkan mitologi soal apa yang memotivasi pria tetap melajang, menikah, atau menjalin hubungan jangka panjang.

Simak empat mitos soal pria yang masih diyakini wanita, seperti dilansir Galtime.

Pria akan menghargai wanita jika mau berhubungan seks selama pacaran
Kebenarannya, seks tidak sama dengan rasa hormat. Jangan membodohi diri sendiri! Setiap situasi dan setiap orang itu berbeda. Jika Anda membuat keputusan pribadi berdasarkan pada bukan apa yang Anda inginkan, tetapi pada apa yang Anda percaya orang lain akan pikirkan, maka Anda menetapkan diri untuk sebuah kekecewaan besar.

Pria senang mengejar cinta
Pria senang tantangan, termasuk mendekati seorang wanita, berkenalan, dan mengejar untuk mendapatkan cintanya meski harus mempertaruhkan penolakan ataupun penghinaan.

Sebenarnya, wanita juga menyukai tantangan yang sama. Dan mengapa tidak, bila nantinya wanita berada dalam posisi melamar pria? Sebab pada titik tertentu, pria dan wanita akan beralih tempat seiring waktu. Alasannya bukan karena wanita senang mengejar, tapi karena harus mengejar cinta pria.

Seorang pria tidak akan bisa berteman dengan wanita tanpa keinginan berhubungan seks dengannya
Yang satu ini selalu hangat diperdebatkan di antara wanita. Gagasan bahwa pria dan wanita tidak bisa berteman tanpa seksual adalah murni omong kosong. Prinsip pertemanan tentu berbeda dengan nafsu seksual. Di sisi lain, kita sepertinya juga tidak bisa membayangkan berhubungan intim dengan cara itu (bersama seorang teman dekat).

Pria merasa diintimidasi oleh wanita mandiri
Sebagian pria seperti ini, tapi tidak sebagian lainnya. Untuk pria di bawah usia 40 mungkin tidak benar, karena mereka lebih terbiasa untuk melihat, berkenalan, bersosialisasi, dan berkencan dengan wanita mandiri. Hanya pria yang tidak menghargai diri dan tidak peduli dengan yang dimilikinya yang akan merasa diintimidasi oleh wanita mandiri.

Memang, pria ingin dipandang sebagai “penyedia”, tapi itu adalah pemikiran yang ditekankan masyarakat kepada pria dan tidak terlalu terkait dengan perasaan benar-benar terintimidasi. Jadi, mitos bila dikatakan “pria takut wanita mandiri”.

Filed under: CINTA, INDONESIA KU, INTERNATIONAL, KESEHATAN, MISTERY

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

RSS Download Area RSS

free counters

%d bloggers like this: