Culture beyond the Classroom

Si Dia ‘Anak Mama’ ? Begini Mengatasinya!


DIA tampan, smart, baik, lucu, dan sederhana. Kekasih Anda begitu sempurna. Tapi sayangnya, dia “anak mama”.
Terkadang, sikap “anak mama”-nya mengganggu. Datingtips memberikan trik agar Anda mampu mengatasi dengan cara sehat tanpa menyakiti hati pasangan dan ibunya.

Menerima

Terima kenyataan bahwa kekasih akan selalu menjadi “anak mama” dan itu tidak akan berubah.

Berteman dengan ibunya

Daripada menganggap ibunya sebagai musuh, lebih baik berteman dengannya. Bicara dengan ibunya dari hati ke hati, apa yang harus dilakukan untuk memberikan perhatian dan kasih sayang sama untuk menjaganya tetap di sisi Anda.

Ambil keuntungan dari keadaan ini

Berhubungan dengan “anak mama” ada untungnya, kok. Setiap dia mengeluh mengapa begitu banyak cucian kotor atau makanan yang Anda masak tidak enak baginya, minta dia untuk mendatangi rumah ibunya. Ibunya akan melakukan apapun untuknya.

Acuhkan pujian terhadap ibunya ketika bertengkar

Ketika bertengkar atau bercakap santai, ada kalanya dia akan mengeluarkan kalimat “Ibuku memasak lebih baik dari kamu” atau “Kamu tidak lebih baik dari ibu”. Acuhkan dan lanjutkan apa yang sedang Anda lakukan.

Jangan bertingkah seperti ibunya

Jadilah diri sendiri. Jangan mengubah diri Anda seperti ibunya dalam situasi ini. Jangan lupa, Anda adalah pribadi yang menarik, yang disukai pasangan sejak pertama bertemu, bukan?

Filed under: CINTA, KESEHATAN, MISTERY, MOTIVASI, TIPs & TRIK

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

RSS Download Area RSS

free counters

%d bloggers like this: