Culture beyond the Classroom

Gunakan Ponsel, Pengendara Diintai


Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memanfaatkan kamera pengintai (closed circuit television/CCTV) untuk memantau pengendara yang menggunakan ponsel selama berkendara.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Royke Lumowa mengatakan, penggunaan CCTV ini agar petugas punya cukup bukti untuk melakukan penindakan.

”Ini upaya kita ke depannya agar dapat melakukan pengawasan lebih ketat sehingga lebih mudah mengetahui pengemudi yang masih saja menggunakan ponsel saat mengemudi,” kata Kombes Pol Royke Lumowa kemarin.

Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta. Saat ini sudah ada CCTV yang dimiliki seperti di perempatan Sarinah. Nantinya akan ditambah lagi CCTV milik Dishub. Dia menjelaskan, teknologi CCTV nanti akan terintegrasikan dengan TMC Polda Metro Jaya sehingga jika terjadi pelanggaran pengendara akan langsung ditindak petugas kepolisian yang berada di lokasi terdekat.

Royke mengaku saat ini pihaknya sedikit kesulitan melakukan pengawasan terhadap pengemudi yang menggunakan ponsel saat mengemudi di jalan raya. ”Memang paling mudah dijumpai itu pengemudi sepeda motor yang asyik menelepon sambil mengemudi. Kalau mobil masih ada yang sulit terlihat jika kaca mobilnya cukup gelap,”jelasnya.

Menurut Royke,pihaknya akan terus menindak tegas berupa penilangan terhadap pengemudi yang mengendarai kendaraan sambil menggunakan telepon genggam. Berdasarkan data kecelakaan lalu lintas di Jakarta,tahun 2010 terjadi 6.000 kasus, 135 di antaranya disebabkan pengendara menggunakan ponsel saat berkendara. ”Ini sudah tidak bisa lagi ditoleransi. Apalagi berpotensi menimbulkan kecelakaan,jadi kita terus lakukan penindakan tegas berupa penilangan,” tegasnya.

Dalam operasi Zebra 2010, ada dua orang pengendara yang ditilang karena menggunakan ponsel. Operasi Zebra 2010 ini menjadi titik tolak bagi petugas untuk tidak lagi melakukan teguran terhadap pengendara yang masih saja menggunakan ponsel saat mengemudi, melainkan langsung menilang. ”Sepanjang tahun 2010 sudah ada belasan yang kita tilang,”tuturnya. Seperti diketahui, tindakan tegas berupa penilangan tersebut sudah diatur dalam UU No 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

UU itu secara implisit menyatakan, menggunakan telepon genggam saat berkendara akan didenda Rp750.000. Pada Pasal 283 disebutkan, setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi di jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan atau denda paling banyak Rp750.000.

Filed under: HARDWARE, POLISI INDONESIA, SPECIAL NEWS, TEKNOLOGI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

RSS Download Area RSS

free counters

%d bloggers like this: