Culture beyond the Classroom

Tips untuk mempercepat Windows XP


Berikut ini adalah trick2 simple untuk mempercepat windows (sebagian bisa dipakai pada Windows 2000). Efektifitas trik2 ini mungkin berbeda2, tip2 berikut mungkin bisa membuat komputer anda tidak stabil. maka. PROCEED WITH CAUTION. Juga jangan lupa lakukan backup registry sebelum tweaking.

Cara Back up registry
start>run>regedit>file>export
kasih nama backup .reg anda klik ok
done

1. Mendisable Service Windows yg tidak diperlukan.
Karena windows ditujukan untuk berbagai user dan tugas, maka windows membuat service yg sebenarnya tidak tidak terlalu diperlukan. Service2 berikut ini seringkali memakan resouce yg tidak sedikit, dengan mendisable (me-non-aktif-kan) maka komputer kita bisa mendapatkan sedikit boost karenanya.

* Alerter
* Clipbook
* Computer Browser
* Distributed Link Tracking Client
* Fast User Switching
* Help and Support – (Jika anda mengunakan windows help, maka langkah ini diskip aja)
* Human Interface Access Devices
* Indexing Service
* IPSEC Services
* Messenger
* Netmeeting Remote Desktop Sharing
* Portable Media Serial Number
* Remote Desktop Help Session Manager
* Remote Procedure Call Locator
* Remote Registry
* Remote Registry Service
* Routing & Remote Access
* Secondary Logon
* Server

* TCP/IP NetBIOS Helper
* Telnet
* Universal Plug and Play Device Host
* Upload Manager
* Wireless Zero Configuration -(Jangan didisable jika anda mengunakan Wireless)
* Workstation

Cara mendisable service di atas:

1. Klik start>Run>ketik “services.msc”
2. Dobel klik service yg hendak diubah
3. Ubah startup type menjadi ‘Disable”

2. Matikan System restore
System restore bisa bermanfaat jika komputer bermasalah, akan tetapi semua restore point yg disimpan bisa memakan ruangan yg cukup besar di harddisk. System restore membebani karena selalu memonitor sistem, dengan mendisable system restore maka sebagian resorce bisa dialokasikan untuk hal yg lain.

1. Buka Control Panel
2. Klik Performance and Maintenance
3. Klik System
4. Klik System Restore tab
5. Klik ‘Turn off System Restore on All Drives’
6. Klik ‘Ok’

3. Defrag Pagefile
Keeping your pagefile defragmented can provide a major performance boost. One of the best ways of doing this is to creat a separate partition on your hard drive just for your page file, so that it doesn’t get impacted by normal disk usage. Another way of keeping your pagefile defragmented is to run PageDefrag. This cool little app can be used to defrag your pagefile, and can also be set to defrag the pagefile everytime your PC starts. To install:

1. Download and Run PageDefrag,
2. Kasih centang pada “Defrag at next Reboot”,
3. Klik OK
4. Reboot

4. Mempercepat akses Folder – dengan mendisable Last Access Update.

Jika anda memiliki banyak folder dan subdirectories, maka akses ke Direktory2 Windows XP terasa sangat berat dan seringkali cuman membuang waktu. Dengan mengupdate time stamp di registry, yaitu last access update untuk semua sub directory. Proceed with caution: Langkah berikut bukan untuk N00bie

1. Start>Run>regedit
2. “HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Contr

ol\FileSystem”
3. Pilih menu Edit>New, lalu pilih ‘DWORD Value’
4. Bikin DWORD Value dengan nama ‘NtfsDisableLastAccessUpdate’
5. Klik kanan pada value baru terus pilih ‘Modify’
6. Ubah data menjadi ‘1’
7. Klik ‘OK’

5. Me-non-aktifkan Microsoft System Sounds
Secara default MS sound systems membuat komputer berbunyi/bersuara ketika booting awal, shutdown, error, dll. Skenario suara windows jelas2 membuat komputer lebih lambat (terutama dalam waktu shutdown dan booting awal), untuk me-non-aktifkan silahkan ikuti langkah berikut:
1. Buka Control Panel
2. Klik Sounds and Audio Devices
3. Klik tab Sounds
4. Pilih “No Sounds” dari Sound Scheme
5. Klik “No”
7. Klik “Apply”
8. Klik “OK”

6. Mempercepat waktu Boot
Fitur yg lumayan asik dari Windows XP adalah kemampuan untuk mendefrag ketika ada dalam proses booting. Boot Defrag pada prinsip menata file2 yg relevan dengan booting secara berurutan. Secara default fitur ini telah diaktifkan pada beberapa Build Windows, tapi beberapa build windows tidak, ada baiknya kalo kita cross check terhadap fiotur yg satu ini.
1. Start Menu>Run
2. Regedit
3. HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Dfrg\BootOpt imizeFunction
4. Cari “Enable” dibagian kanan regedit
5. Klik “Modify”
6. Pilih “Y to enable”
7. Reboot

Tambahan:
Bootvis juga bisa dicoba, untuk memangkas waktu boot dengan manufer yg manis.

7. Mempercepat Performa Swapfile
Jika anda memiliki ram lebih besar dari 256MB bisa dibilang tweaking yg ini akan membuat sistem anda berjalan lebih cepat. Tweaking ini pada dasarnya PC kita mengunakan setiap byte dari memori fisik yg terpasang di komputer kita, SEBELUM mengunakan swap file.
1. Start>Run
2. “msconfig.exe”>ok
3. Klik tab System.ini
4. Klik tanda plus pada tab 386enh
5. Klik kotak new kemudian ketik “ConservativeSwapfileUsage=1”
6. Klik OK
7. Restart

8. Mempercepat Loading Program.
Tweaking ini bisa berjalan untuk sebagian besar program. Jika program tidak mau loading seperti yg diharapkan, silahkan aja dikembalikan ke setting semula.
1. Klik kanan pada icon/shortcut yg berkaitan dengan program.
2. properties
3. Pada kotak ‘target’, tambahkan ‘ /prefetch:1’ diakhir kalimat.
4. Klik “Ok”
gampang kan, Program akan loading lebih cepat.

Nah rekan2 segitu dulu tips untuk mempercepat windows, kalo saya nemu tip2 yg lain maka thread ini akan saya update. Saya harap rekan2 yg baca bisa mengambil manfaat dari tip2 di atas, saya paham betul ada banyak ahli2 windows di forum ini, tujuan thread ini adalah untuk mereka yg belum tau akan tip2 diatas, tips2 diatas telah di test di komputer milik pribadi, tapi sebagai disclaimer notice dari TS: PROCEED WITH CAUTION. That’s it.
Dikala hari gini harga komputer makin mahal, tweaking windows bisa jadi alternatif pertama sebelum upgrade hardware

~Tips Tambahan dari Robbie~

1. Mempercepat waktu Boot

1. Klik kanan pada My Computer, pilih properties

2. Klik Anvanced

3. Sorot Startup and Recovery, lalu klik settings

4. Sorot System startup, lalu hilangkan tanda ceklis pada:

-Time to display list operation systems (ini untuk memilih system operasi lain, jika anda punya dua sistem operasi atau anda akan meng-upgrade sistem operasi ke yang lebih baru, maka jangan dihilangkan)

-Time to display recovery option when needed

5. Klik ‘OK’

2. Mempercepat Start Menu

1. Start>Run
2. Regedit>Ok
3. Cari “HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop\”
4. Pilih “MenuShowDelay”

5. Klik kanan dan pilih “Modify’ (atau langsung tekan enter)
6. Ketik angka “1” atau “0”

7. Klik ‘OK’

3. Mempercepat menutup program yang error atau not responding

Bagian I

1. Klik kanan pada My Computer, pilih properties

2. Klik Anvanced

3. Klik Error reporting dan pilih Disable error reporting

4. Klik ‘OK’

Bagian II

1. Start>Run
2. ‘Regedit’>OK
3. Cari ‘HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop\’
4. Pilih ‘AutoEndTasks’
5. Klik kanan dan pilih “Modify’ (atau langsung tekan enter)
6. Ubah value menjadi ‘1’

7. Klik ‘OK’

Bagian III
1. Cari ‘HKEY_USERS\.DEFAULT\Control Panel\Desktop’

2. Pilih ‘AutoEndTasks’
3. Klik kanan dan pilih “Modify’ (atau langsung tekan enter)
4. Ubah value menjadi ‘1’

5. Klik ‘OK’

4. Mempercepat Shutdown Windows XP.
Tweaking ini mengurangi waktu tunggu secara otomatis ketika windows sudah menerima instruksi untuk shutdown.

Bagian I

1. Start>Run
2. ‘Regedit’>OK
3. Cari ‘HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop\’
4. Pilih ‘HungAppTimeout’
5. Klik kanan dan pilih “Modify’ (atau langsung tekan enter)
6. Ubah value menjadi ‘1000’ atau ‘500’ (kalau ‘1’ lebih cepat tapi tidak berjalan mulus, karena ketika dishutdown akan terus keluar not responding)
7. Klik ‘OK’
8. Pilih ‘WaitToKillAppTimeout’
9. Klik kanan dan pilih “Modify’ (atau langsung tekan enter)

10. Ubah value menjadi ‘1’
11. Klik ‘OK’

Bagian II

1. Cari ‘HKEY_LOCAL_MACHINE\System\ControlSet001\Control\’

2. Pilih ‘WaitToKillServiceTimeout’
3. Klik kanan dan pilih “Modify’ (atau langsung tekan enter)

4. Ubah value menjadi ‘1’
5. Klik ‘OK’

6. Cari ‘HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Control\’

7. Pilih ‘WaitToKillServiceTimeout’
8. Klik kanan dan pilih “Modify’ (atau langsung tekan enter)

9. Ubah value menjadi ‘1’
10. Klik ‘OK’

Bagian III

1. Cari ‘HKEY_USERS\.DEFAULT\Control Panel\Desktop’

2. Pilih ‘HungAppTimeout’
3. Klik kanan dan pilih “Modify’ (atau langsung tekan enter)

4. Ubah value menjadi ‘1000’ atau ‘500’ (kalau ‘1’ lebih cepat tapi tidak berjalan mulus, karena ketika dishutdown akan terus keluar not responding)
5. Klik ‘OK’
6. Pilih ‘WaitToKillAppTimeout’
7. Klik kanan dan pilih “Modify’ (atau langsung tekan enter)

8. Ubah value ke ‘1’
9. Klik ‘OK’

5. Tweaking Memory Pada Windows XP

1. Start>Run
2. ‘Regedit’>OK
3. Cari HKEY_LOCAL_MACHINE/SYSTEM/CurrentControlSet/Control/Session Manager/Memory Management
4. Klik ganda pada “DisablePagingExecutive” dan masukkan angka ‘1’ pada Value Data.
Apabila diaktifkan,Windows tidak akan melakukan paging file ke dalam hard disk. Sistem operasi dan program-program menjadi lebih responsif. Disarankan untuk komputer yang memiliki memori lebih dari 128MB.
5. Klik ganda pada LargeSystemCache dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Jika diaktifkan, sistem akan mengalokasikan seluruh memori (kecuali 4 MB untuk disk caching) untuk file caching. Komputer akan melakukan caching kernel XP di dalam memory sehingga Windows XP dapat berjalan lebih cepat.

6. Unload .dll Untuk Mempercepat Akses Memori
1. Start>Run
2. ‘Regedit’>OK
3. Cari HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer

4. Pilih menu Edit > New > Key dan beri nama AlwaysUnloadDLL.
5. Pada option Default Value masukkan angka 1.

Tips untuk mempercepat Windows 95, 98, & Me

1. Mempercepat Start Menu

1. Start>Run
2. Regedit>Ok
3. Cari “HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop\”
4. Pilih menu Edit>New>lalu pilih ‘String Value’.

5. Ketik String Value dengan nama “MenuShowDelay”

6. Klik kanan dan pilih “Modify’ (atau langsung tekan enter)
7. Ketik angka “1” atau “0”

8. Klik ‘OK’

2. Mempercepat sistem Windows

Tip berikut ini membantu banyak sistem Windows 95, 98, & Me anda agar lebih cepat, tetapi tiap performa dapat berbeda.

1. Klik Start > Settings > Control Panel.

2. Klik dua kali ikon System.

3. Klik tab Performance.

4. Klik tombol File System.
Lihatlah pada pengaturan standar pada komputer pada bagian Settings dan anda kemungkinan akan mendapatkan sistem anda diatur sebagai sebuah “Desktop computer.” Ubahlah pengaturan ke “Network server” dan reboot komputer anda. Perubahan ini akan mengalokasikan memori RAM lebih banyak sebagai disk cache, daripada sering mengakses hard drive. Sistem dengan RAM 32+ MB akan mendapatkan manfaat perubahan ini

Filed under: TIPs & TRIK

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

RSS Download Area RSS

free counters

%d bloggers like this: