Culture beyond the Classroom

25% Penyebaran Malware Masih Lewat USB


Sekira 25 persen penyebaran malware masih melalui perangkat-perangkat yang memiliki koneksi USB. Perangkat yang mudah menjadi media penyebaran program-program jahat tersebut diantaranya ponsel, flashdisk, eksternal hard disk, pemutar MP3, dan kamera digital.

Menurut vendor antivirus Panda Security, malware-malware memang sengaja didesain untuk menyebar melalui perangkat yang memiliki koneksi USB. Demikian hasil penelitian yang dilakukan Panda Security sepanjang tahun 2010, seperti dilansir eWeek, Jumat (27/8/2010).

Selain itu, data Panda juga menyebutkan bahwa teknik pendistribusian Malware melalui perangkat USB sangat efektif. Dari sekira 10.470 perusahaan di 20 negara hampir 48 persennya terserang sejumlah jenis malware. dan tentu saja infeksi dilakukan melalui perantara USB.
“Malware tak hanya mengcopy ke perangkat USB tapi juga secara otomatis akan langsung berjalan saat perangkat USB terkoneksi ke komputer,” kata Direktur Teknik PandaLabs, Luis  Corrons.

“Pola-pola ini menyebabkan malware menyerang begitu banyak komputer, sebut saja Mariposa dan Vodafone botnet,” kata Corrons.

Dikatakan Corron, perangkat yang memiliki koneksi USB tentunya sangat memudahkan dan membuat nyaman pemiliknya, tetapi karena semua perangkat ini memiliki kartu memori atau memori internal, sangat mungkin perangkat seperti ponsel bisa membawa virus tanpa sepengetahuan pengguna.

Filed under: TEKNOLOGI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

RSS Download Area RSS

free counters

%d bloggers like this: